Wentworthneal4's website

Our website

15
Se
Panduan Melakukan Prediksi Dalam Pertandingan Bola
15.09.2017 02:00


Tatkala menonton pertentangan sepakbola pada layar kristal kita sering disajikan kampanye tebak skor yang dikerjakan para ahli. Walau menarik, saya bukan percaya tumbuk skor merupakan sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau setimpal untuk fun and games bolehlah, akan tetapi tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Eksentrik dengan menebas siapa tim yang hendak menang -- atau bahwa pertandingan akan berakhir secara seri. Menebas seperti itu reguler saja dilakukan, walau pada akhirnya sepak bola itu buntar sehingga pemimpin pun acap kali melenceng diprediksi. Mengapa? Karena terdapat tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini hamba akan bagikan beberapa tips membuat perkiraan yang ketat. Bukan menandakan saya terus-menerus benar dalam memprediksi satu buah pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan segelintir berbangga (sediiiikit saja) abdi memiliki rekor kebenaran prediksi yang sedang tinggi: sama 3 atas 4 antisipasi saya cocok kenyataan.

2 bulan pra terjadi, hamba memprediksi bakal terjadi All German final di Perkongsian Champions. Situs Judi Bola Online Pada final, termasuk di depan beribu-ribu warga Surabaya yang menyesaki sebuah acara nonton menyerentakkan, saya memprediksi Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kemenangan. Sebelum ini saya pun meyakini bahwa Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Ujung, saya mengempik Belanda hendak mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin aku tekankan di sini adalah; antisipasi bisa sahih bisa cela, tapi yang penting satu buah prediksi telak harus punya dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka faktor keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak sanggup diprediksi dengan 100%, apalagi prediksi mengenai skor selesai. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi merabung tajam.

Aku ajak Dikau untuk menyelidiki beberapa dugaan terakhir hamba guna menerangkan beberapa sendi penting yang saya tetap akan berguna bagi Kamu saat mencoba memprediksi pertentangan.

Di antara dugaan yang beta sebut di atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar tiang Atletico]. Walaupun demikian terdapat logika dalam belakang antisipasi tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh kian berkualitas. Syarat masa menyatakan ketidakrukunan pemain Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Daripada media aneh saya menerima kabar bahwa Ronaldo dan Mourinho juga tidak sepaham (berita menyerempet hal berikut baru menongol di Indonesia beberapa tenggat lalu). Guna pelatih aku paham sah arti kekompakan tim dalam dan di luar tanah lapang dan dampaknya bagi prestasi tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang pada itu on fire, yang memproduksi saya kekar memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips perkiraan 1: Pertimbangkan suasana pada tim, paling utama saat satu buah turnamen berlaku di mana pemain mesti terus bertepatan tanpa bisa menghindari rekan-rekannya.

Tip bayangan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat pertentangan cup, kemonceran striker demikian menentukan. Ketika pertandingan perkongsian kualitas poin panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen tim lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menentukan, walau kekuatan keseluruhan menjulang juga kudu dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Nusantara saya menggulung hati nurani. Berdasar pada subjektif abdi membela Indonesia tentunya. Namun, saat mengenakan kacamata bercap objektivitas, kalian semua tepat setuju jika Belanda senggang di buat Indonesia. Kemudian mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih mendorong? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat sedangkan Indonesia akan bermain sesak gairah, maka itu akan mampu mereduksi perlawanan kualitas. Oleh sebab itu, skor tipis atau besar bisa saja diprediksi beserta sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips antisipasi 3: Hindari membela 1 buah tim ketika membuat antisipasi. Kita piawai selalu berharap tim tali jiwa kita unggul, tapi saat membuat dugaan tentu logika harus diutamakan di atas fanatisme menawan hati.

Saya tersenyum saat menduga di 1 buah media sekiranya tentang persamaan-persamaan final Liga Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir kali. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kemajuan Dortmund menurut fakta-fakta tersebut. Mereka khlaf bahwa fakta-fakta tersebut memikat dan kadang benar adanya, namun tidak memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan pucuk Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fakta dengan bukti yang lain ialah salah satu rupa dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan pantas menjadi ruang membuat 1 buah prediksi sayembara.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan rumpang Dortmund vs Bayern pun dimunculkan muncul bertahun-tahun kincit. Karena cerita statistik Dortmund memang megah saat mengikuti Bayern, banyak yang lantas menilai BVB akan mampu mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Sesuatu ini jahat. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik asal musim pula biar tidak sanggup dengan sama sekali menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim mulai pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips dugaan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Anda pada statistik pertandingan sempang kedua kru yang paling dekat secara saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim secara keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini sekadar.

Karena dugaan saya terkadang saya munculkan di twitter (@coachtimo), besar pihak meminta saya menjangka berbagai sayembara lainnya. Mayoritas saya abaikan atau hamba tolak beserta alasan luka paham mengenai kekuatan ke-2 tim. Kausa saya ini senafas dengan tips bayangan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi kabar dan pesiaran yang elok mengenai kru atau perkongsian tersebut. Kalau bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari membuat prediksi tentang MU vs Chelsea. Kalian mustahil jadi pakar tentang semua liga yang tersedia. Akui selalu.

Tips dugaan 7: Kalian juga gak seharusnya memprediksi setiap perbandingan. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menjimbit menurut Dikau 50-50. Kalau sudah demikian tahan ada, hindari memaksakan diri memproduksi prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan dugaan anda bakal meningkat.

Sedang banyak pertimbangan lainnya yang bisa dan patut diterapkan dalam memproduksi sebuah dugaan yang terhormat. Karena keterbatasan tempat saya berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh kejujuran prediksi ini. Sebuah perkiraan yang berkelas, baik sahih maupun salah, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!