Wentworthneal4's website

Our website

11
Oc
Panduan Analisa Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola
11.10.2017 11:34


Tatkala menonton pertandingan sepakbola pada layar muka kita acap disajikan kelakuan tebak skor yang dijalani para juru. Walau memukau, saya tidak percaya memotong skor adalah sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, tapi tentu bukan perlu dianggap serius sebab tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Bertentangan dengan memenggal siapa menyunggi yang dengan menang -- atau bahwa pertandingan dengan berakhir dengan seri. Menebak seperti itu regular saja dijalani, walau pada akhirnya bola itu bundar sehingga pemimpin pun acap kali khilaf diprediksi. Kenapa? Karena terdapat tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini saya akan sebarkan beberapa trik membuat prediksi yang jitu. Bukan berguna saya selalu benar di dalam memprediksi sebuah pertandingan. Pasti lah tidak, walau dengan segelintir berbangga (sediiiikit saja) hamba memiliki rekor kebenaran dugaan yang semua tinggi: sama 3 daripada 4 antisipasi saya setara kenyataan.

2 bulan pra terjadi, aku memprediksi akan terjadi All German final di Perhubungan Champions. Dalam final, termasuk di depan beribu-ribu warga Surabaya yang menyesaki sebuah acara nonton menyerentakkan, saya menenung Bayern Munich akan meruntuhkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kelebihan. Sebelum tersebut saya pun meyakini kalau Atletico Madrid akan menjuarai Copa Del Rey. Final, saya mencari Belanda bakal mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin saya tekankan disini adalah; bayangan bisa betul bisa cela, tapi yang penting 1 buah prediksi total harus punya dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, 1 buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka tempat keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap aja tidak sanggup diprediksi berdasar pada 100%, lagi pula prediksi menyerempet skor akhir. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi meningkat tajam.

Hamba ajak Kamu untuk mengkritik beberapa bayangan terakhir abdi guna menjabarkan beberapa sendi penting yang saya serius akan produktif bagi Kamu saat mencoba memprediksi pertentangan.

Di antara perkiraan yang hamba sebut dalam atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali hal mistar tiang Atletico]. Meski pun demikian terselip logika dalam belakang dugaan tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Tumpuan masa menggemakan ketidakrukunan pemain Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Mulai media aneh saya menelan kabar jika Ronaldo dan Mourinho pula tidak damai (berita mengenai hal tersebut baru merembes di Nusantara beberapa waktu lalu). Guna pelatih saya paham sah arti kesyahduan tim di dalam dan di luar tempat dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang sedang on fire, yang menciptakan saya berani memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips bayangan 1: Pertimbangkan suasana pada tim, terutama saat satu buah turnamen berlaku di mana pemain mesti terus molek tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Tip dugaan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat pertandingan cup, kemonceran striker demi menentukan. Ketika pertandingan liga kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen menjimbit lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menetapkanmengukuhkan, menjadikan, walau keuletan keseluruhan menyunggi juga pantas dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi penguasaan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menentang hati nurani. Dengan subjektif abdi membela Indonesia tentunya. Namun, saat menggunakan kacamata bertato objektivitas, kalian semua tetap setuju jika Belanda jauh di bagi Indonesia. Dulu mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia bakal bermain maksimum gairah, maka itu akan siap mereduksi perbedaan kualitas. Jadi, skor tipis atau gede bisa aja diprediksi dengan sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips bayangan 3: Hindari membela sebuah tim ketika membuat bayangan. Kita larat selalu berharap tim mahkota kita unggul, tapi tatkala membuat prediksi tentu mantik harus diutamakan di untuk fanatisme hati.

Saya tersenyum saat menafsirkan di satu media peluang tentang persamaan-persamaan final Permufakatan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi spesialis terakhir kesempatan. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kontrol Dortmund bertolak pada fakta-fakta tersebut. Mereka khlaf bahwa fakta-fakta tersebut merampok dan betul2 benar adanya, namun tidak memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan pucuk Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan keaslian yang lain merupakan salah satu contoh dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan gesit menjadi lingkungan membuat sebuah prediksi pertentangan.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern juga dimunculkan muncul bertahun-tahun ke belakang. Karena cerita statistik Dortmund memang megah saat mengikuti Bayern, tidak sedikit yang lantas menilai BVB akan mampu mengalahkan Bayern di final Eropa. Sesuatu ini mengecoh. Mengapa? Karena statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik mula musim pula biar tidak mampu dengan begitu saja menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim semenjak pertemuan final perlu dipertimbangkan.

Tips antisipasi 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Dikau pada statistik pertandingan renggangan kedua menjimbit yang paling dekat dengan saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini aja.

Karena prediksi saya terkadang saya munculkan di twitter (@coachtimo), besar pihak mohon saya memprediksi berbagai pertandingan lainnya. Kebanyakan saya abaikan atau beta tolak secara alasan sedikit paham hal kekuatan ke-2 tim. Keterangan saya ini senafas beserta tips prediksi berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi kabar dan pesiaran yang bagus mengenai menyunggi atau permufakatan tersebut. Bahwa bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari memproduksi prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kalian mustahil menjadi pakar tentang semua perkongsian yang ada. Akui saja.

Tips prediksi 7: Kita juga bukan seharusnya memprediksi setiap perbandingan. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menyunggi menurut Dikau 50-50. Jika sudah begitu tahan bangun, hindari memaksakan diri memproduksi prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan bayangan anda akan meningkat.

Masih banyak saran lainnya yang bisa serta patut digunakan dalam menghasilkan sebuah antisipasi yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat beta berhenti hingga di sini dulu.

Ingat: satu prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh kesahan prediksi ini. informasi lengkap Sebuah perkiraan yang berkelas, baik resmi maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Make your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!